Cendekiawan Riset IIT Gandhinagar Memenangkan Penghargaan Inovasi Teknologi Muda Gandhian 2021
Education and Career

Cendekiawan Riset IIT Gandhinagar Memenangkan Penghargaan Inovasi Teknologi Muda Gandhian 2021

Dua peneliti dari Institut Teknologi India Gandhinagar (IITGN) telah memenangkan Penghargaan Inovasi Teknologi Muda Gandhi (GYTI) 2021. Harini Gunda, seorang mahasiswa PhD Teknik Kimia memenangkan penghargaan SRISTI-GYTI 2021, dan Dr Chandan Kumar Jha, seorang PhD alumnus dan sekarang menjadi rekan postdoctoral di bidang teknik elektro, telah memenangkan Penghargaan Apresiasi BIRAC SITARE-GYTI 2021.

Penghargaan GYTI diberikan kepada mahasiswa untuk inovasi di bidang teknik, sains, teknologi, dan desain. Kandidat dipilih setelah proses peninjauan yang ketat oleh para profesor dan ilmuwan di bidang masing-masing dari seluruh negeri.

Baca juga| Siswa yang Memenuhi Syarat Olimpiade Bisa Langsung Masuk ke IIT, JEE Advanced tidak Diperlukan

Harini menerima penghargaan untuk pengembangan ‘Novel Boron Nano-aditif untuk Meningkatkan Kinerja Propelan Padat’. Nanomaterial kaya boron adalah pengganti tunggal untuk beberapa aditif bahan bakar yang digunakan dalam aplikasi luar angkasa dan pertahanan karena menghasilkan peningkatan superlatif dalam kinerja propelan padat yang digunakan dalam sistem propulsi roket, kata IITGN.

Metodologi sintesis yang dikembangkannya mudah terukur dan ekonomis. Tim memperkirakan produksinya juga akan 40 kali lebih murah daripada aditif konvensional. Inovasi ini merupakan bagian dari PhD-nya di bawah bimbingan Prof Kabeer Jasuja bekerjasama dengan Prof Chinmay Ghoroi di IITGN.

Sementara itu, Chandan telah menerima penghargaan untuk mengembangkan ‘Sistem Rehabilitasi dan Penilaian Tangan Cerdas untuk Pasien Stroke’. Ini adalah sarung tangan instrumen yang sangat sensitif dan andal yang menggunakan teknologi sensor serat optik untuk membantu pasien stroke dalam melakukan berbagai latihan tangan secara efisien untuk memungkinkan pemulihan lebih cepat dari kecacatan mereka, kata institut tersebut.

Baca| IIT Bombay Akan Membuka Kembali Kampus untuk Siswa Tahun Kedua dan Ketiga pada Bulan Desember

“Tidak seperti sarung tangan komersial lain yang ada, perangkat ini dapat mengukur sudut sendi jari dengan akurasi dan pengulangan yang tinggi, yang dapat sangat berguna untuk memantau gerakan tangan pasien stroke untuk rehabilitasi,” kata IIT.

Inovasi ini dikembangkan oleh Chandan selama PhD-nya di bawah pengawasan Dr Arup Lal Chakraborty, Profesor, Teknik Elektro di Lab Sensor Fotonik di IITGN.

Baca semua Berita Terbaru, Berita Terkini, dan Berita Coronavirus di sini. Ikuti kami di Facebook, Indonesia dan Telegram.


Posted By : pengeluaran hk hari ini