Sekolah Akan Memiliki Kerangka Kurikulum Baru pada Akhir 2022
Education and Career

Sekolah Akan Memiliki Kerangka Kurikulum Baru pada Akhir 2022

Sekolah akan mengadopsi kerangka kerja baru pada akhir tahun (Gambar Representasional)

Kurikulum baru akan mengutamakan informasi terkait India. Kementerian mengklaim itu akan membantu siswa memahami masalah sosial lebih baik pada usia dini.

  • Berita18.com New Delhi
  • Terakhir Diperbarui:14 Januari 2022, 14:51 IST
  • IKUTI KAMI DI:

Sekolah akan memiliki kerangka kerja baru mulai tahun ajaran mendatang dan seterusnya karena Kementerian Pendidikan siap untuk menerapkan kerangka kurikulum komprehensifnya pada akhir tahun ini. Kurikulum baru akan mengutamakan informasi terkait India. Kementerian mengklaim itu akan membantu siswa memahami masalah sosial lebih baik pada usia dini.

Berbicara di ‘Startup India Innovation Week’, Sekretaris Sekolah Pendidikan dan Literasi Anita Karwal menginformasikan bahwa Kementerian Pendidikan sedang dalam proses mengembangkan kerangka kurikulum nasional yang baru. Sebuah komite di bawah kepemimpinan ilmuwan terkemuka Dr Kasturirangan sedang mempertimbangkan secara mendalam tentang hal ini, katanya.

“Kami berharap pada akhir tahun ini kami dapat memperkenalkan ‘Kerangka Kurikulum Nasional Pendidikan Sekolah yang baru dan komprehensif’,” kata Karwal.

Kurikulum dikembangkan untuk menyerap pemikiran ilmiah pada anak-anak. Karwal berkata, “Penekanan akan diberikan pada pengembangan pemikiran matematis pada anak-anak. Tetapi ini tidak berarti bahwa penekanannya akan hanya pada pengetahuan matematika tetapi pada pengembangan kemampuan penalaran. Dalam hal ini, unsur-unsur yang terkait dengan pemahaman kualitas kewarganegaraan pada anak-anak akan menjadi penting, yang akan mencakup dimensi yang terkait dengan tugas dan hak dasar. Seiring dengan itu, perhatian juga akan diberikan pada pengembangan keterampilan abad ke-21. ,

Tahun lalu, Departemen Pendidikan telah membentuk Komite Pengarah Nasional beranggotakan 12 orang di bawah pimpinan ilmuwan senior K Kasturirangan. Panitia diserahi tanggung jawab untuk menyusun garis besar kurikulum baru mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi.

Menggarisbawahi pentingnya keterampilan abad ke-21, Karwal mengatakan bahwa pada tahun 2019, Badan Pusat Pendidikan Menengah telah terlebih dahulu mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan pendidikan keterampilan dan memasukkannya ke dalam belajar-mengajar. Dia mengatakan bahwa kecerdasan buatan harus digunakan untuk memecahkan bidang dan masalah sosial. Sekretaris pendidikan sekolah juga menyinggung peluncuran program utusan inovasi sekolah.

Baca semua Berita Terbaru, Berita Terkini, dan Berita Coronavirus di sini.

Posted By : pengeluaran hk hari ini